Seni Floral dan Merangkai Bunga

Di Indonesiapun bunga dipergunakan untuk persembahan dalam upacara-upacara agama dan keramaian sejak dahulu kala. Kita lihat misalnya di Bali, Jawa dan daerah-daerah lainnya pada saat-saat demikian, bunga tak dapat dilepaskan.

 

Seni janur yang pada masa kini telah mempunyai nilai nasional digunakan pada upacara-upacara tersebut. Tampaknya ini adalah ciri khas Indonesia dalam Seni Floral dan Merangkai Bunga di masa mendatang. Bunga telah dirangkai sejak dahulu kala, tetapi hanyalah dari segi penampilannya saja.
Rangkaian demikian itu, sukar dinamakan sebagai hasil karya seni. Karena tidak mengucapkan keabadian dan keindahan alam ataupun lingkungan dimana bunga atau tumbuh-tumbuhan tersebut hidup ataupun perasaan yang diberikan, bahwa perangkainya sedang mencoba untuk mengungkapkan sesuatu melalui bunga atau flora.

 

Seni Floral dan Merangkai Bunga ini adalah sama dengan seni patung ataupun seni lukis dimana seniman mengungkapkan sesuatu melalui karyanya. Kalau seni lukis memakai kuas atau kanvas, cat minyak sebagai alat
pengungkapan sang seniman, maka Seni Floral dan Merangkai Bunga memakai bahan-bahan flora (bunga-bungaan, dedaunan, ranting-ranting dan lain-lain). Bahkan didalam kemajuan tekhnik dewasa ini Seni Floral dan Merangkai Bunga lebih berkembang lagi dengan memakai bahan-bahan metal, plastic bahkan dengan tekhnik mutakhir pun dapat diterapkan disini.

 

Di Indonesia yang kaya akan bahan bakunya bahkan kadang-kala yang di- dicampakkan di sampah pun dapat dipergunakan sebagai bahan Seni Floral dan Merangkai Bunga tersebut.
Pulau-pulau yang tersebar di seluruh tanah air mempunyai berbagai kebudayaan yang sangat menarik serta mempunyai flora dan fauna yang tidak banyak didapati di dunia luar, sangatlah menarik untuk dapat diterapkan pada
Seni Floral dan Merangkai Bunga ini.

 

Demikian pula Seni Janur misalnya dapat lebih dikembangkan kedalam Seni Floral dan Merangkai Bunga tersebut sehingga masa-masa yang akandatang kita pun akan memiliki Seni Floral dan Merangkai Bunga di Indonesia yang tidak kalah hebatnya dengan kebudayaan Ramayana yang berasal dari
India menjadi Ramayana Indonesia.

SUMBER